Skip to main content

kutipan kutipan bijak sang demonstran

Siapa yang tidak kenal dengan tokoh yang satu ini Soe Hok Gie. pria keturunan cina ini yang biasa di panggil Gie. Gie sendiri merupakan seorang demonstran pada masa 1965, Gie adalah mahasiswa Universitas Indonesia mengambil Fak Sastra program studi Sejarah. sebagai mahasiswa fakultas sastra Gie sendiri banyak menelurkan kata" bijak selama ini. berikut adalah kata" bijak dari Gie


Kami jelaskan apa sebenarnya tujuan kami. Kami katakan bahwa kami adalah manusia – manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal objeknya. Dan mencintai Tanah Air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal. Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itu Kami naik gunung

Bagiku sendiri politik adalah barang yang paling kotor. Lumpur-lumpur yang kotor. Tapi suatu saat di mana kita tidak dapat menghindari diri lagi, maka terjunlah. 

Guru yang tak tahan kritik boleh masuk keranjang sampah. Guru bukan Dewa dan selalu benar, dan murid bukan kerbau. 

Nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda. 

Saya memutuskan bahwa saya akan bertahan dengan prinsip-prinsip saya. Lebih baik diasingkan daripada menyerah terhadap kemunafikan. 

Sejarah dunia adalah sejarah pemerasan. Apakah tanpa pemerasan sejarah tidak ada? Apakah tanpa kesedihan, tanpa pengkhianatan, sejarah tidak akan lahir? 

Kita seolah-olah merayakan demokrasi, tetapi memotong lidah orang-orang yang berani menyatakan pendapat mereka yang merugikan pemerintah. 

Masih terlalu banyak mahasiswa yang bermental sok kuasa. Merintih kalau ditekan, tetapi menindas kalau berkuasa. Mementingkan golongan, ormas, teman seideologi dan lain-lain. Setiap tahun datang adik-adik saya dari sekolah menengah. Mereka akan jadi korban-korban baru untuk ditipu oleh tokoh-tokoh mahasiswa semacam tadi. 


mungkin itu beberapa kutipan dari Gie. dapatkah kita merefleksikan kata" mutiara ini pada masa sekarang?


sumber: catatan seorang demonstran


Comments

Popular posts from this blog

Rancangan peer learning pada kelompok 10 kelas andragogi fak. Psikologi USU

1.       Pengertian Peer Learning: Peer learning merupakan strategi pembelajaran yang cocok untuk pembelajaran orang dewasa (andragogy) dan self-direction. Menurut Jarvis (2001), peer teaching merupakan kegiatan belajar yang berpusat pada peserta didik dalam suatu kelompok atau komunitas tertentu kemudian merencanakan dan memfasilitasi kesempatan belajar untuk dirinya sendiri dan orang lain. Hal ini diharapkan dapat terjadi timbal balik antara teman sebaya yang akan merencanakan dan menfasilitasi kegiatan belajar dan dapat belajar dari perencanaan dan fasilitas. Peer learning adalah pembelajaran yang terpusat pada siswa, dalam hal ini siswa belajar dari siswa lain yang memiliki status umur, kematangan/harga diri yang tidak jauh berbeda dari dirinya sendiri. Sehingga siswa tidak merasa begitu terpaksa untuk menerima ide-ide dan sikap dari “gurunya” yang tidak lain adalah teman sebayanya itu sendiri. 2.       Manfaat Dan Tujuan Pee...

liburan modal gembel dan nekat ke ujung Indonesia

perjalanan yang saya tuliskan di blog kali ini mengenai perjalanan kami kelompok POLBIS (politik bisnis) dan hanya saya yang berbeda jurusan yaitu dari Psikologi USU. perjalanan ini kami mulai dari Medan menuju ke aceh, dengan menggunakan transportasi bus dan biaya busnya sekitar Rp. 120.000 perjalanan kami mulai dari medan dari jam 20:00 WIB dan akhirnya kami sampai di Banda Aceh jam 07:00 pemandangan daerah Banda Aceh sesampainya di Aeh kami beristirahat di rumah salah satu kawan kami, sekitar jam 11:00 kami berangkat ke pelabuhan ulee lee untuk bersiap berangkat ke pulau Sabang. dan biaya penyebrangan hanya Rp. 15.000 per orang dengan kapal lambat dan memakan waktu 4 jam sampai di kota sabang.  pelabuhan kota sabang sesampainya di kota sabang kami berjalan jalan di sekitaran kota sabang sambil menikmati perjalanan sore yang ada di kota sabang. dan kami menginap di salah satu rumah saudara kawan kami. esok harinya setelah melaksanakan sholat subuh disini lah kami ...

tugas psikologi pendidikan

nama : riyan kurnia aswari nim : 121301060 kelompok 16 riyan kurnia 121301060 azrah s. 131301017 elvira devianti nasution 131301041 khalisa fitri 131301049 arifah aulia bahri 131301053 Lev Vygotsky (1896-1934) berpendapat bahwa perkembangan kognitif dan bahasa anak-anak tidak berkembang dalam suatu situasi sosial yang hampa. Vygotsky adalah pengagum Piaget. Walaupun setuju dengan Piaget bahwa perkembangan kognitif terjadi secara bertahap dan dicirikan dengan gaya berpikir yang berbeda-beda, tetapi Vygotsky tidak setuju dengan pandangan Piaget bahwa anak menjelajahi dunianya sendiri dan membentuk gambaran realitas batinnya sendiri. Teori Vygotsky menawarkan suatu potret perkembangan manusia sebagai sesuatu yang tidak terpisahkan dari kegiatan-kegiatan sosial dan budaya. Vygotsky menekankan bagaimana proses-proses perkembangan mental seperti ingatan, perhatian, dan penalaran melibatkan pembelajaran menggunakan temuan-temuan masyarakat seperti bahasa, sistem matematika, dan al...